BEI Optimistis Pemilu 2019 Tidak Berdampak Negatif ke Pasar Modal

Ilham wibowo    •    Jumat, 10 Aug 2018 13:55 WIB
beipasar modal
BEI Optimistis Pemilu 2019 Tidak Berdampak Negatif ke Pasar Modal
Direktur Utama BEI Inarno Djajadi (Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo)

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tak akan berefek negatif pada industri pasar modal di Indonesia. Pasalnya, produk inovatif yang terus berkembang di Tanah Air sekarang ini diyakini mendukung kebutuhan para pelaku pasar.

"Pemilu tidak berpengaruh pada penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," tegas Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sikap optimistis itu didukung data dari tiga edisi pemilu sebelumnya yakni pada 2004, 2009, dan 2014 di mana IHSG tercatat bergerak positif.

Pada 2004, pergerakan IHSG sejak pendaftaran hingga pelantikan Presiden tumbuh 13 persen. Pada 2009, pergerakan IHSG naik signifikan yakni 37 persen. Namun, pola pergerakan IHSG pada Pilpres 2014 tidak ditampik cenderung lebih fluktuatif di mana pergerakan IHSG hanya naik tipis 0,5 persen.



"Tiga pemilu malah adanya peningkatan. Adapun adanya crash pada indeks terjadi karena eksternal faktor, bukan pemilu," ungkapnya.

Ia menambahkan industri pasar modal Indonesia terus tumbuh sebanyak 2,52 juta kali sejak pertama kali digulirkan pada 1977. Bahkan, nilai kapitalisasi pasar modal Tanah Air saat ini tercatat menembus Rp6.870,7 triliun per 8 Agustus 2018.

"Pada periode yang sama IHSG telah tumbuh hingga Agustus 2018," pungkasnya.

 


(ABD)


Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

8 hours Ago

Pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 telah resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018). Acara…

BERITA LAINNYA