IHSG Tertekan di Bawah Level 6.000

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 14 Nov 2017 16:42 WIB
ihsg
IHSG Tertekan di Bawah Level 6.000
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan sesi sore ini terpeleset ke zona merah. Minimnya sentimen positif tak mendukung gerak indeks.

IHSG Selasa 14 November 2017, ditutup melemah tipis 33,164 poin atau setara 0,551 persen ke posisi 5.988. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 6.019.

Volume perdagangan saham sore ini tercatat sebanyak 11,9 miliar senilai Rp7,2 triliun. Sebanyak 126 saham menguat, 212 saham melemah, 109 saham stagnan, dan terjadi 341.259 kali frekuensi.

Sore ini, indeks saham unggulan LQ45 terpuruk 7,76 poin menjadi 993. Sedangkan indeks JII merosot tipis 0,4 poin menjadi 728.

Adapun hanya sektor perdagangan yang berada di zona hijau. Sementara sektor konsumer, manufaktur, dan agri menjadi sektor yang mengalami pelemahan paling dalam.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik Rp800 ke Rp9.000, PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat Rp650 menjadi Rp33.525, dan PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) naik Rp625 ke Rp7.425.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp3.000 ke Rp75.950, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah Rp450 ke Rp10.500, serta PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun Rp400 ke Rp28.450.

 


(AHL)