Induk Usaha Sevel Tetap Ingin Melantai di Bursa

Desi Angriani    •    Jumat, 14 Jul 2017 15:54 WIB
7-eleven
Induk Usaha Sevel Tetap Ingin Melantai di Bursa
Gerai Sevel yang sudah tutup. (FOTO: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Induk usaha dari PT Modern Sevel Indonesia, yakni P‎T Modern Internasional Tbk (MDRN) tetap ingin mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) meski mengalami kerugian sejak 2015.

Direktur Keuangan Modern Internasional Donny Sutanto mengaku pihaknya sudah bertemu dengan jajaran direksi BEI untuk menjelaskan kelangsungan bisnis perseroan.

"Kami sudah jelaskan semua yang terjadi di perusahaan kami, dan kami berharap saham MDRN tetap bisa diperdagangkan di bursa, atau listed," ucap Donny dalam paparan publik di Kantor Sevel, Jalan Matraman Raya, Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Donny menuturkan, PT Modern Internasional masih memiliki bisnis unit Medical Imaging yang memegang hak distribusi tunggal Medical Imaging Equipment dengan merk Shimadzu dan Dental Imaging Equipment dengan merk Sirona.

"Di mana bisnis ini masih mempunyai potensi yang sangat besar dengan target pasar klinik dan rumah sakit baik swasta maupun pemerintah," ungkap dia.




Perseroan juga memiliki entitas anak PT Modern Data Solusi yang memegang hak distribusi tunggal untuk RICOH copy mesin dengan target perkantoran dan percetakan yang masih berpotensi besar untuk dikembangkan.

"Dengan berjalannya kembali dan berkembangnya bisnis-bisnis unit yang ada, diharapkan dapat menopang operasional Perseroan pasca penghentian operasional bisnis 7-Eleven," tandasnya.

Seperti diketahui, PT Modern International Tbk mengumumkan menutup seluruh gerai 7-Eleven pada akhir Juni 2017. Gerai 7-Eleven dikelola Modern International melalui anak usahanya, yakni PT Modern Sevel Indonesia ini merumahkan 1.300 karyawan.

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 23 Juni 2017, emiten berkode MDRN itu menyebutkan bahwa penutupan tersebut berkaitan dengan gagalnya kesepakatan penjualan franchise kepada PT Charoen Phokphand Indonesia Tbk.


(AHL)