Mata Uang Rupiah Ditutup ke Rp13.751/USD

   •    Selasa, 10 Apr 2018 16:41 WIB
kurs rupiah
Mata Uang Rupiah Ditutup ke Rp13.751/USD
Rupiah. ANT/Yudhi Mahatma.

Jakarta: Mata uang rupiah naik pada penutupan perdagangan hari ini. Mata uang rupiah naik setelah merespons mulai redanya perang dagang yang terjadi di antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Bloomberg, Selasa, 10 April 2018 mencatat mata uang rupiah naik 10 poin dengan berada pada Rp13.751 per USD. Yahoo Finance merekam mata uang rupiah naik 12 poin dengan berada pada Rp13.748 per USD. Bank Indonesia memperdagangkan mata uang rupiah naik 12 poin dengan berada pada Rp13.759 per USD.

Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada‎ sebelumnya mengatakan gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi kembali bergerak datar di sepanjang hari ini. Dia mengatakan masih ada kemungkinan bagi rupiah untuk kembali menguat seperti perdagangan hari kemarin yang naik 17 poin ke posisi Rp13.761 per USD.

"Memang ketegangan perang dagang AS-Tiongkok memberi sentimen positif ke rupiah untuk kembali menguat, Tapi, pelaku pasar juga manfatkan pelemahan USD untuk kembali masuk. Karenanya bisa menahan potensi rupiah untuk terapresiasi di hari ini," jelas dia.

Pada perdagangan awal pekan ini, menurut dia, kecemasan sedikit mereda dengan harapan adanya titik temu antara AS-Tiongkok untuk mengakhiri potensi terjadinya perang dagang diantara keduanya.

Di sisi lain, sambung dia, mata uang negeri Paman Sam terlihat mulai menguat setelah adanya laporan kajian terhadap depresiasi Yuan untuk membantu mengatasi potensi terjadinya perang dagang.

"Namun demikian, minimnya sentimen negatif dari dalam negeri membantu rupiah untuk kembali menguat," pungkas dia.


(SAW)