Gerak Rupiah Diprediksi Bervariatif

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 20 Sep 2016 07:47 WIB
kurs rupiah
Gerak Rupiah Diprediksi Bervariatif
Ilustrasi. (FOTO: Antara/Akbar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak rupiah diperkirakan masih akan cenderung bergerak variatif terhadap dolar AS (USD). Walaupun demikian tetap antisipasi pembalikan arah melemah pada rupiah.

‎"Waspada pembalikan melemah pada rupiah. Rupiah akan bergerak di level resisten Rp13.125 per USD serta support Rp13.165 per USD," ujar K‎epala ‎Analis PT NH Korindo Securites Indonesia Reza Priyambada ‎dalam keterangan riset yang diterima media, Selasa (20/9/2016).

‎Reza menuturkan nilai Rupiah terlihat bergerak menguat pada perdagangan kemarin, tapi cenderung terbatas imbas dirilisnya hasil Inflasi AS. Mata uang Garuda sempat menguat tajam di area Rp13.130 per USD, tapi rupiah kembali terkena aksi profit taking, sehingga terlihat bergerak kembali flat menuju harga pembukaan.

Rilis Inflasi AS di akhir pekan yang cenderung positif, menurut Reza, membuat mata uang negeri Paman Sam mulai bergerak naik terbatas. Inflasi Agustus 0,2 persen berada di atas ekspektasi konsensus ekonom sebesar 0,1 persen.

"USD terlihat melemah terhadap GBP -0,25 persen, EUR -0,23 persen. Tetapi, menguat terhadap CNY 0,21 persen. Hal tersebut berimbas pada terbatasnya pergerakan rupiah. Investor cenderung berhati-hati terhadap aset mata uang risiko mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan AS," jelas Reza.

Sebelumnya, Reza telah mengatakan, meski sempat menyentuh level Rp13.075 per USD, Rupiah terlihat tak berdaya menghadapi adanya aksi profit taking dari para pelaku pasar, sehingga harus puas berada di area Rp13.150 per USD. Walau bergerak cenderung menguat dalam dua hari terakhir, tapi penguatan yang berfluktuasi membuat rupiah secara umum bergerak flat.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA