Rupiah di Bawah Rp15.000/USD

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 02 Nov 2018 17:16 WIB
kurs rupiah
Rupiah di Bawah Rp15.000/USD
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terus merekah seiring dengan prediksi pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah mata uang kuat utama dunia lainnya.

Mengutip Bloomberg, Jumat, 2 November 2018, rupiah merekah di bawah Rp15.000 per USD dan bertengger di level Rp14.955 per USD.

Posisi rupiah menguat hingga mencapai 172,5 poin atau setara 1,14 persen dibandingkan pembukaan pagi yang berada di level Rp15.087 per USD.

Sementara itu mengutip data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan di level Rp14.950 per USD. Rupiah tercatat menguat hingga 175 poin atau setara 1,16 persen.

Sedangkan mencatat data kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp15.089 per USD.

Baca: Instrumen DNDF Memperkuat Rupiah

Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail sebelumnya memprediksikan rupiah akan menguat ke level Rp15.100-Rp15.200 per USD. Menurutnya pelemahan dolar didorong oleh semakin besarnya peluang terciptanya kesepakatan antara Uni Eropa dan Inggris terkait proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Institusi keuangan di Inggris kemungkinan besar masih tetap akan mendapatkan akses ke pasar Eropa pascakeluarnya Inggris dari Eropa.

Selain itu data inflasi Oktober Indonesia naik di atas ekspektasi ekonom sebesar 3,16 persen (yoy) dibandingkan September sebesar 2,88 persen (yoy) menjadi sinyal positif bagi rupiah.

Kenaikan inflasi tersebut disumbang oleh kenaikan core inflation sebesar 2,94 persen (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,82 persen (yoy) yang menunjukkan terjadi peningkatan konsumsi di Oktober.


(AHL)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA