Emiten Surya Pertiwi Tancap Saham Perdana di BEI

Ade Hapsari Lestarini    •    Senin, 14 May 2018 11:47 WIB
emitenipo
Emiten Surya Pertiwi Tancap Saham Perdana di BEI
Ilustrasi. (Foto: Antara/Widodo S Jusuf).

Jakarta: Distributor produk TOTO, PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) pada hari ini.

Perseroan melepas sebanyak-banyaknya 700 juta lembar saham senilai nominal Rp100 ke publik. Perseroan menawarkan harga saham perdana sebesar Rp1.160 per saham. Sehingga dana yang diperoleh dari IPO sekitar Rp812 miliar.

Harga saham perdana yang ditetapkan perseroan adalah batas bawah dari harga yang ditawarkan sebesar Rp1.160-Rp1.520 per saham dengan jumlah saham yang dilepas ke publik setara 26 persen.

Baca: IPO, Surya Pertiwi Ingin Lempar 25% Saham

Pantauan Medcom.id melalui laman keterbukaan informasi BEI, Senin, 14 Mei 2018, perseroan menjadi emiten ke 12 yang mencatatkan sahamnya pada tahun ini. Melalui pencatatan saham ini, maka total perusahaan tercatat yang berada di Bursa Efek Indonesia sudah mencapai 577 perusahaan.

PT Surya Pertiwi Tbk bergerak pada bidang perdagangan barang saniter dan fitting (wholesale) dan termasuk ke dalam sektor trade, services, dan investment.

Direktur Utama Ciptadana Sekuritas Ferry Budiman Tanja Sebelumnya mengatakan SPTO berencana melempar saham sebesar 25 persen di pasar modal Indonesia. Tujuan IPO untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang serta ekspansi usaha.

"Tentu buat bayar utang dan perluasan usaha. Sebesar 50 persen untuk bayar utang, 25 persen buat capital expenditure perluasan pabrik, 25 persen untuk working capital," ucap Komisaris Utama Surya Pertiwi Mardjoeki Atmadiredja, beberapa waktu lalu.

Pada perdagangan hingga siang ini, saham perseroan terpantau menguat Rp30 atau setara 2,59 persen ke posisi Rp1.190 per saham. Volume perdagangan saham sebanyak 44,8 juta senilai Rp52,6 miliar.


(AHL)