Kenaikan Suku Bunga Acuan Buat IHSG Berpeluang Menguat

Angga Bratadharma    •    Jumat, 18 May 2018 09:00 WIB
ihsg
Kenaikan Suku Bunga Acuan Buat IHSG Berpeluang Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah setelah Presiden AS Donald Trump meragukan diskusi perdagangan jilid kedua dengan Tiongkok akan mencapai kata sepakat. Pernyataan tersebut kembali memunculkan kekhawatiran perang dagang antara dua negara ini.

Di sisi lain, Samuel Research Team mengungkapkan, imbal hasil treasury AS 10 tahun telah mencapai lebih dari 3,1 persen untuk pertama kali sejak 2011. Kondisi ini tidak ditampik memberikan efek tersendiri terhadap pergerakan sejumlah indikator perekonomian AS, termasuk menguatnya dolar Amerika Serikat (USD).

"Dan menunjukkan aksi jual investor karena melihat kenaikan inflasi AS akan membuat the Fed lebih agresif menaikkan suku bunga acuan dibandingkan dengan ekspektasi," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 18 Mei 2018.

Harga minyak mencapai titik tertingginya sejak November 2014 di level USD80 per barel setelah investor melihat implementasi sanksi nuklir terhadap Iran berpotensi berhasil menekan suplai minyak ke pasar. Sanksi Iran tersebut berpotensi menghilangkan suplai minyak ke pasar di kisaran 500.000–1.000.000 barel.

"Sementara data persediaan minyak AS tercatat turun melebihi ekspektasi, turun 1,4 juta barel. Libur musim panas diproyeksi akan kembali menurunkan persediaan minyak mentah AS dalam beberapa bulan ke depan," sebut Samuel Research Team.

Samuel Research Team memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat seiring dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga sebanyak 25 basis poin (bps) ke 4,5 persen dalam rapat dewan gubernur BI kemarin. Kebijakan ini dilihat dapat menahan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD.

"Selain itu, berpotensi menguatkan kembali aktivitas perekonomian Indonesia yang sempat tertekan akibat pelemahan rupiah tersebut. Sedangkan EIDO ditutup melemah," pungkasnya.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA