Akhir Pekan, IHSG Terjebak di Zona Merah

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 24 Aug 2018 16:10 WIB
ihsg
Akhir Pekan, IHSG Terjebak di Zona Merah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga akhir penutupan perdagangan sore ini terjebak di zona merah.

Pantauan Medcom.id, Jumat, 24 Agustus 2018, IHSG turun 14,235 poin atau setara 0,238 persen ke posisi 5.968. IHSG pada bel pembukaan perdagangan berada di level 5.975.

Adapun volume perdagangan hingga sore ini ditutup sebanyak 6,4 miliar lembar senilai Rp5,6 triliun. Sebanyak 158 saham menguat, 203 saham melemah, 126 saham stagnan, dan terjadi 273.117 frekuensi.

Sementara itu indeks saham unggulan LQ45 turun 4,93 poin ke 940 atau setara 0,5 persen. Sedangkan indeks JII melemah 6,00 poin atau setara 0,9 persen menjadi 646.

Sore ini banyak sektor berada di zona merah. Di mana sektor yang melemah paling tinggi masih dipegang dari konsumer. Sementara sektor agri dan keuangan menjadi yang paling menguat.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers atau menguat di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat Rp500 menjadi Rp25.075, PT Andira Agro Tbk (ANDI) naik Rp165 ke Rp825, dan PT JAPFA Tbk (JPFA) naik Rp120 ke Rp2.340.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp800 menjadi Rp34.200, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) melemah Rp590 menjadi Rp2.660, serta PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp475 ke Rp19.000.


(AHL)