IHSG Berpeluang Menguat Mengikuti Sentimen Global

   •    Selasa, 10 Jul 2018 09:00 WIB
ihsg
IHSG Berpeluang Menguat Mengikuti Sentimen Global
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Optimisme pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) tetap kuat menyusul baiknya data pekerjaan belum lama ini. Saham-saham keuangan meningkat dan bursa saham AS ditutup di zona hijau. Di sisi lain, investor terus mengamati kelanjutan masalah tarif dan perang dagang antara AS dan beberapa negara mitra dagang utamanya.

"Di samping itu, tengah dinantikan pula earnings season 1H18. Di Eropa, bursa saham terus diwarnai oleh perkembangan seputar Brexit. Sementara itu, sejumlah besar harga komoditas menguat kemarin," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Lebih lanjut, Samuel Research Team mengungkapkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat hampir dua persen kemarin dengan dana asing mencatatkan net buy sebesar Rp76 miliar di pasar reguler.

"Melihat penguatan bursa global, IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya hari ini," ungkap Samuel Research Team.

Sementara itu, saham-saham Amerika Serikat tercatat naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), memberikan Dow Jones dan S&P 500 keuntungan terbesar mereka dalam lebih dari satu bulan. Penguatan terjadi karena saham-saham bank melonjak menjelang laporan laba akhir pekan ini.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average naik 320,11 poin atau 1,31 persen menjadi 24.776,59 poin. Sedangkan S&P 500 naik 24,35 poin atau 0,88 persen menjadi 2.784,17 poin dan Komposit Nasdaq menambahkan 67,81 poin atau 0,88 persen menjadi 7.756,20 poin.

Saham sektor industri, energi, dan konsumen meningkat tajam, sementara utilities dan telekomunikasi -di antara saham-saham berkinerja buruk di pasar baru-baru ini- memimpin persentase penurunan. Indeks perbankan S&P naik 2,7 persen, mencatatkan persentase keuntungan harian terbesar sejak 26 Maret.

 


(ABD)