Penguatan Rupiah Bisa Terus Berlanjut

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 14 Jul 2017 09:36 WIB
kurs rupiah
Penguatan Rupiah Bisa Terus Berlanjut
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terus berlanjut menguat seiring dengan fluktuatifnya dolar Amerika Serikat (AS) yang cenderung melemah.

"Penguatan rupiah bisa berlanjut, data perdagangan ditunggu. Rupiah melanjutkan penguatannya Kamis kemarin, sejalan dengan penguatan kurs di Asia terhadap dolar AS," ungkap Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, dalam analisanya, di Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Dia memaparkan, selain masih akibat koreksi shock di pasar obligasi global yang menular ke pasar surat utang negara (SUN), data perdagangan Tiongkok yang melebihi ekspektasi juga memperbaiki ekspektasi surplus dagang Indonesia yang sebelumnya sempat menipis akibat anjloknya harga komoditas.

"Hari ini penguatan rupiah masih bisa berlanjut. Sentimen positif dari angka defisit APBN semester I-2017 terhadap PDB yang hanya 1,29 persen serta BI yang optimistis pertumbuhan semester II-2017 mencapai 5,3 persen yoy, bisa membuka ruang penguatan rupiah," jelas dia.

Dia menuturkan, inflasi produsen AS sedang melambat sehingga membuat dolar AS tertekan. Setelah tertekan di pasar Asia pada perdagangan Kamis merespons baiknya data perdagangan Tiongkok, dolar index kembali tertekan semalam menyusul perlambatan inflasi produsen AS.

"Inflasi konsumen AS yang akan dirilis Jumat malam, diperkirakan juga akan melambat, semakin menjauh dari target jangka panjang the Fed yang 2 persen yoy, sehingga tekanan turun dolar AS bisa berlanjut," pungkasnya.


(AHL)