Industri Ritel Lesu, Hero Buka Lebih Banyak Minimarket Giant

Desi Angriani    •    Jumat, 15 Sep 2017 19:40 WIB
hero supermarket
Industri Ritel Lesu, Hero Buka Lebih Banyak Minimarket Giant
Ilustrasi minimarket Giant. (FOTO: ANTARA/FB Anggoro)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana membuka lebih banyak toko hingga akhir 2017 meski penjualan di sektor ritel modern terus mengalami perlambatan.

Presiden Direktur HERO Stephane Deutsch mengatakan, pihaknya sudah membuka dua minimarket Giant Mart yang berlokasi di Jakarta Barat. Hero mengusung konsep minimarket yang berbeda dengan para pesaingnya.

"Kita sudah buka dua Giant Mart," katanya dalam Paparan Publik Tahunan di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Stephane menuturkan, Giant Mart memiliki konsep berbeda dari mulai produk hingga harga barang. Namun dia enggan memaparkan lebih jauh  perbedaan tersebut. Pihaknya berencana membuka Giant Mart di lokasi lainnya di Jakarta hingga akhir tahun.

"Jadi intinya kita enggak bisa share detil konsepnya. Menurut saya yang kita sebut selama ini minimarket belum tentu minimarket, karena banyak aspek tidak hanya bangunan tapi harga dan barangnnya juga ideal," tutur dia.

Selain minimarket, Hero juga membuka hypermarket Giant Ekstra di Manado, Malang dan Bandung. Untuk Guardian, pihaknya membuka 14 toko baru termasuk di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali.

Sementara IKEA saat ini sedang memperluas cakupan penjualan online-nya dengan membuka IKEA Distribution Point di Bogor dan lKEA Online Point di Bintaro.

"Ekspansi toko dan inovasi bisnis terus berlanjut Hero Supermarket yang dilengkapi dengan pembukaan gerai Hero supermarket baru-baru ini di Bandung," tutup dia.

Adapun Hero memiliki total 447 toko di antaranya 56 Giant Ekstra, 109 Giant Express, 32 Hero Supermarket, 249 Guardian, dan satu IKEA.

 


(AHL)