Gerak IHSG Berpeluang Menguat

Angga Bratadharma    •    Rabu, 11 Oct 2017 09:09 WIB
ihsg
Gerak IHSG Berpeluang Menguat
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrtovnews.com, Jakarta: Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat sejalan dengan lonjakan saham Wal-Mart terkait aksi korporasi dan setelah data penjualan online di AS diperkirakan akan meningkat sekitar 40 persen di tahun depan. Ketegangan geopolitik tengah mereda, saat ini investor tengah fokus pada kinerja kuartal III-2017.

Samuel Research Team menyebut investor berekspektasi adanya pertumbuhan pendapatan yang dapat menguatkan indeks. Namun perlu diwaspadai ada spekulasi rencana perombakan pajak yang direncanakan Presiden AS Donald Trump akan tersendat, sehingga membebani perekonomian AS.

"Sementara harga minyak mentah sempat naik menyusul sinyal bahwa Saudi Arabia berencana pangkas ekspor," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya,  di Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Dari domestik, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi diwarnai oleh rilisnya sejumlah laporan keuangan para emiten di kuartal III-2017. Melihat pergerakan bursa global dan sentimen domestik yang masih positif maka IHSG kami perkirakan berpeluang menguat. Rupiah ditutup datar di Rp13.512, sementara EIDO menguat.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 69,61 poin atau 0,31 persen menjadi berakhir di 22.830,68 poin, mencatat rekor penutupan. Sementara indeks S&P 500 ditutup naik 5,91 poin atau 0,23 persen menjadi 2.550,64 poin, dan indeks Komposit Nasdaq naik 7,52 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup di 6.587,25 poin.

Perolehan laba emiten pada kuartal ketiga diperkirakan meningkat 4,9 persen dari tahun ke tahun, menurut data dari Thomson Reuters. Sementara pendapatan para emiten kuartal ketiga diperkirakan akan meningkat 4,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.


(ABD)