Rupiah Masih Lanjutkan Pelemahan

Angga Bratadharma    •    Kamis, 24 Nov 2016 09:53 WIB
kurs rupiah
Rupiah Masih Lanjutkan Pelemahan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di sepanjang hari ini berpeluang melanjutkan pelemahan sejalan dengan ketidakpastian ekonomi global yang masih belum mereda. Adapun pelemahan itu juga akan terus terjadi lantaran Federal Reserve atau the Fed berencana menaikkan suku bunga acuan.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah masih terbuka dan di sisi lain imbal hasil berpeluang terus naik. Rupiah melemah pada perdagangan Kamis kemarin bersama dengan kurs lain di Asia. Pelemahan rupiah berpeluang berlanjut minggu ini merespons penguatan tajam dolar index di tengah pelemahan harga minyak mentah.

Baca: Rupiah Melemah ke Rp13.458/USD di Perdagangan Pagi

"Ketidakpastian tinggi, paling tidak, hingga tengah Desember 2016 akan menjaga tekanan depresiasi nilai tukar rupiah walaupun tren penguatan nilai tukar rupiah masih akan bertahan di jangka panjang," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis (24/11/2016).


Sumber: Samuel Sekuritas

Sementara itu, the Fed semakin percaya diri dan dolar index naik tajam. Dolar index naik tajam setelah notulensi FOMC meeting menunjukkan mayoritas anggota the Fed yang lebih percaya diri terhadap kenaikan Fed Fund Rate (FFR) target dalam waktu dekat. Tidak hanya US Treasury, imbal hasil negara maju lain juga naik semalam.

Baca: Sentimen Dolar AS, Rupiah Melemah 47 Poin

"Pelemahan kurs di Asia pada perdagangan hari ini diperkirakan tidak terhindarkan," pungkasnya.

 


(ABD)