Laju IHSG akan Dipengaruhi Rupiah

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 23 Aug 2018 08:02 WIB
ihsg
Laju IHSG akan Dipengaruhi Rupiah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Jakarta: Penguatan rupiah diprediksi akan memicu laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju zona hijau.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menuturkan IHSG saat ini terlihat masih akan berada pada rentang gerak konsolidasi wajar di tengah tekanan terhadap rupiah yang masih terus terjadi.

Namun, lanjut dia, pola penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih akan dapat terlihat dalam beberapa waktu mendatang. Diprediksi IHSG hari ini akan berada di rentang 5.767 sampai 6.117.

"Hal ini tentunya dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, selain itu fluktuasi harga komoditas masih turut memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG saat ini," jelas William dalam riset hariannya, Kamis, 23 Agustus 2018.

Senada dengan William, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan IHSG hari ini menuju penguatan. Hanya saja Lanjar melihat penguatan terjadi seiring dengan optimistisnya investor terhadap kinerja keuangan perseroan di semester pertama tahun ini.

Selain itu, pertumbuhan tingkat kepercayaan konsumer pada musim Asian Games di Indonesia menjadi faktor mendasar meskipun investor asing masih tercatat net sell Rp84,29 miliar.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak menguat dengan rentang pergerakan 5.930-6.000," ujar Lanjar.

Beberapa saham pilihan yang bisa dicermati hari ini adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Astra Otoparts Tbk (ASII), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM).

Kemudian PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).


(AHL)


Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

Kemenkeu Masih Tunggu Proposal Baru Investor Merpati

41 minutes Ago

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih menunggu proposal baru dari calon investor yang akan meny…

BERITA LAINNYA