Analis Perkirakan Rupiah Bergerak Stabil

Angga Bratadharma    •    Rabu, 11 Apr 2018 08:30 WIB
kurs rupiah
Analis Perkirakan Rupiah Bergerak Stabil
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan masih melanjutkan pelemahan terhadap sejumlah mata uang utama dunia lain terutama euro. Hal itu dinilai terjadi setelah European Central Bank (ECB) berencana mengurangi program pembelian obligasi senilai USD3,15 triliun pada tahun ini.

Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail memperkirakan, gerak rupiah masih bergerak stabil seiring kemungkinan kembalinya asing ke pasar obligasi dan saham dalam negeri. Naiknya penawaran investor terhadap obligasi negara di pasar perdana selasa lalu sebesar Rp37 triliun dari sebelumnya Rp35 triliun juga menjadi katalis positif bagi rupiah.

"Rupiah kemungkinan masih akan bergerak di rentang Rp13.730 hingga Rp13.780 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Di sisi lain, lanjutnya, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan bergerak stabil. Imbal hasil US treasury jangka menengah (10 tahun) dan panjang di AS (30 tahun) pada selasa naik masing-masing sebesar dua dan satu bps. Kenaikan tersebut didorong naiknya data Producer Price Index (PPI) AS sebesar tiga persen (yoy) lebih tinggi dari ekspektasi.

Selain itu, masih kata Ahmad Mikail, meredanya isu perang dagan usai pidato Presiden Tiongkok Xi jinping di konfrensi Boao yang mendinginkan suasana mendorong investor untuk kembali memindahkan investasinya ke pasar saham AS dan mendorong kenaikan imbal hasil US treasury. Imbal hasil SUN diperkirakan masih akan bergerak stabil hari ini.

"Kembalinya investor asing ke pasar obligasi serta naiknya imbal hasil US treasury kemungkinan akan mendorong masih stabilnya pergerakan imbal hasil SUN," ungkapnya.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average naik 428,90 poin atau 1,79 persen, menjadi ditutup di 24.408,00 poin. Indeks S&P 500 menambahkan 43,71 poin atau 1,67 persen, menjadi berakhir di 2.656,87 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 143,96 poin atau 2,07 persen, menjadi 7.094,30 poin.

 


(ABD)