Rupiah Pagi Dibuka Menguat Tipis ke Rp13.763/USD

Angga Bratadharma    •    Selasa, 13 Mar 2018 08:45 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Dibuka Menguat Tipis ke Rp13.763/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi tercatat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya. Sejumlah sentimen positif belum berdatangan secara signifikan untuk memperkuat gerak nilai tukar rupiah di zona hijau.

Mengutip Bloomberg, Selasa, 13 Maret 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp13.763 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.758 hingga Rp13.763 per USD dengan year to date return di minus 1,55 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.543 per USD.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 157,13 poin atau 0,62 persen menjadi 25.178,61 poin. Indeks S&P 500 berkurang 3,55 poin atau 0,13 persen menjadi 2.783,02 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 27,51 poin atau 0,36 persen menjadi 7.588,32 poin.


Sumber: Bloomberg

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang keluar pada Senin 12 Maret, para investor terus menyaring laporan pekerjaan non-pertanian. Total pekerjaan non-pertanian AS meningkat 313 ribu pekerjaan pada Februari dan tingkat pengangguran tidak berubah sebesar 4,1 persen, kata Departemen Tenaga Kerja AS.

Pada Februari, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan non pertanian swasta naik empat sen menjadi USD26,75. Sepanjang tahun, rata-rata penghasilan per jam meningkat 68 sen atau 2,6 persen, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Baca: Kekhawatiran Kenaikan Produksi AS Tekan Harga Minyak Dunia

Para analis mengatakan dengan kenaikan lapangan kerja yang kuat dan pertumbuhan gaji yang lemah, membuat laporan tersebut tidak bisa lebih positif untuk pasar, menunjukkan bank sentral AS mungkin tidak akan menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali pada 2018.

Di sisi lain, kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, turun 54 sen atau 0,8 persen, menjadi menetap di USD64,95 per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 68 sen atau 1,1 persen, berakhir pada USD61,36 per barel di New York Mercantile Exchange.

 


(ABD)