IHSG Pagi di Akhir Pekan Dibuka Menguat

Angga Bratadharma    •    Jumat, 12 Jan 2018 09:15 WIB
ihsg
IHSG Pagi di Akhir Pekan Dibuka Menguat
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau berbaris di zona hijau. Sejauh ini, disetujuinya reformasi pajak dan ekspektasi rencana kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve belum memberikan efek signifikan terhadap tertekannya gerak IHSG.

IHSG Jumat, 12 Januari 2018, perdagangan pagi dibuka berbaris di zona positif atau dibuka menguat 9,44 poin atau setara 0,14 persen ke posisi 6.395. Sedangkan level tertinggi IHSG tercatat berada di posisi 6.397 dan level terendah IHSG tercatat berada di posisi 6.391.

Sementara itu, volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 109 juta lembar saham senilai Rp79 miliar dengan jumlah frekuensi sebanyak 4.194. Sebanyak 86 saham bergerak menguat, sebanyak 18 saham bergerak melemah, dan sebanyak 85 saham tidak berubah.

Di sisi lain, indeks Amerika Serikat semalam ditutup menguat dan mencapai rekor tertingginya setelah sempat melemah di hari sebelumnya. Hal itu terjadi akibat pemberitaan rencana Tiongkok untuk menghentikan pembelian US treasury bond serta rencana keluarnya Amerika Serikat (AS) dari NAFTA.

Samuel Research Team menyebut investor optimis reformasi pajak yang menurunkan pajak korporasi dari 35 persen menjadi 21 persen akan berdampak positif terhadap perekonomian AS. Dari berita ekonomi, angka jobless claims tercatat relatif inline dengan estimasi konsensus (aktual 261.000 vs estimasi 270.000).

"Hal ini menunjukkan masih kuatnya lapangan pekerjaan di AS," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguat mengikuti bursa global meski kegiatan usaha di Indonesia pada kuartal IV-2017 tercatat lebih lambat dibandingkan dengan kuartal III-2017. Pelambatan ini ini berdasarkan hasil Survei Kegiatan Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia.

"Survei menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) di kuartal IV-2017 hanya sebesar 7,4 persen atau lebih rendah dibandingkan dengan kuartal III-2017 yang sebesar 14,3 persen. Nilai tukar rupiah menguat tipis ke Rp13.400, dan pasar EIDO naik," pungkas Samuel Research Team.


(ABD)


Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

18 hours Ago

Mereka mengapresiasi inovasi dan community based yang sukses terbentuk di Tukad Bindu, ya…

BERITA LAINNYA