Jadi Pembeli Siaga, Minna Padi Resmi Caplok 51% Saham Bank Muamalat

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 06 Oct 2017 16:39 WIB
bank muamalat
Jadi Pembeli Siaga, Minna Padi Resmi Caplok 51% Saham Bank Muamalat
Ilustrasi. (FOTO: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) telah menandatangani perjanjian pengambilan saham di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk sebanyak 51 persen. Sebagaimana diketahui Bank Muamalat berencana menerbitkan saham baru (right issue) sebanyak-banyaknya 80 miliar lembar saham, nantinya Minna Padi akan menjadi pembeli siaga dalam aksi korporasi tersebut.

Direktur Utama Minna Padi Investama Sekuritas Djoko Joelijanto mengatakan, nilai transaksi dalam right issue tersebut sebesar Rp4,5 triliun. Setelah right issue, maka jumlah saham Bank Muamalat yang akan dimiliki perusahaan sebesar 51 persen.

Diakuinya, perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank Muamalat Indonesia. Sampai saat ini, transaksi masih dalam proses untuk dilaksanakan sesuai dengan isi dari perjanjian.

"Dengan demikian, belum ada dampaknya terhadap kegiatan operasional hukum, keuangan, atau keberlangsungan usaha dari perseroan pada tanggal surat tersebut," kata Djoko dalam laporannya di keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 6 Oktober 2017.

Meskipun demikian, kata dia, perseroan akan mengungkapkan seluruh informasi sehubungan dengan transaksi yang termuat dalam perjanjian pengambilan saham beserta dampak materialnya terhadap perseroan dalam keterbukaan informasi yang akan diumumkan. Hal itu sehubungan dengan pemenuhan kewajiban berdasarkan peraturan Bapepam-LK No.IX.E.2.

Dia menjelaskan, Minna Padi akan terlebih dahulu meminta persetujuan pemegang saham atas transaksi ini dan akan memenuhi seluruh persyaratan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebelumnya, manajemen Bank Muamalat berharap masuknya modal baru akan meningkatkan permodalan demi mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan.

Baca: Bank Muamalat Raih Tambahan Modal dari Minna Padi

Direktur Bisnis Ritel sekaligus Plt. Direktur Utama Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi berharap masuknya investor baru dapat mendorong kinerja, meningkatkan size bisnis serta mengembangkan usaha. Rencana rights issue ini telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, sebagai salah satu hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

"Aksi korporasi yang kami lakukan ini adalah melalui HMETD dengan memberikan kesempatan kepada pemegang saham yang ada saat ini, untuk menggunakan haknya membeli saham Perseroan," kata Purnomo.

Purnomo menambahkan, dengan hadirnya Minna Padi sebagai pembeli siaga (standby buyer), diharapkan dapat mengembangkan size bisnis dan kinerja Bank Muamalat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Hingga kini, transaksi tersebut masih dalam proses untuk dilaksanakan sesuai dengan isi dan perjanjian yang sudah ditandatangani. Dengan demikian, hal tersebut belum berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, keuangan atau kelangsungan usaha dari Bank Muamalat. Pengambilan bagian atas saham baru ini akan efektif setelah mendapatkan persetujuan dari pihak OJK.


(AHL)