Listing Perdana, Saham Jaya Trishindo Langsung Autoreject

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 27 Mar 2018 10:14 WIB
emitenbeipasar modalipo
<i>Listing</i> Perdana, Saham Jaya Trishindo Langsung <i>Autoreject</i>
Manajemen Jaya Trishindo saat melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Foto: Medcom/Dian Ihsan Siregar)

Jakarta: PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) resmi merealisasikan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI). P‎erusahaan melepas saham sebanyak-banyaknya 250 juta saham dengan harga penawaran Rp110 per saham.

Berdasarkan pantauan Medcom.id di papan perdagangan bursa, Selasa, 27 Maret 2018, pada saat pencatatan, saham perusahaan langsung naik cukup tinggi sebanyak 77 poin atau setara 70 persen ke posisi Rp187 per saham dari harga penawaran Rp110 per saham.

Pada level itu, saham HELI ditransaksikan sebanyak 100 lembar dengan nilai Rp18.700.‎ Perdagangan hanya sebatas satu kali frekuensi transaksi saja. Naiknya saham HELI hingga 70 persen membuat saham peruahaan mengalami autoreject. Sebab, kenaikannya melebihi batas harian yang telah ditentukan oleh otoritas bursa.

Presiden Direktur Jaya Trishindo Widjaja mengatakan perusahaan telah berjuang dengan baik untuk mengantarkan saham ke bursa. Masuknya saham ke bursa sangat cocok dengan strategi yang dimiliki. "Perjuangan kami cuku‎p panjang dan kami lihat pencatatan saham di bursa cocok dengan strategi kami," kata Widjaja.

Perusahaan melepas ‎250 juta saham dengan harga penawaran Rp110 per saham. Dengan aksi korporasi tersebut, HELI meraup dana segar lebih dari Rp27,5 miliar.

‎Catatan Medcom.id‎, dana segar dari hasil IPO setalah dikurangi biaya emisi, perusahaan akan gunakan seluruhnya untuk meningkatkan penyertaan modal di anak usaha, yakni PT Komala Indonesia. Selanjutnya akan digunakan anak usaha sebesar 60 persen untuk investasi, sedangkan sisanya 40 persen untuk modal kerja.


(ABD)