Agar Saham Terjangkau, Bank Mandiri Berencana Stock Split

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 08 Aug 2017 15:27 WIB
bank mandiri
Agar Saham Terjangkau, Bank Mandiri Berencana <i>Stock Split</i>
Ilustrasi. (FOTO: MTVN/M. Rizal)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana memecah nilai saham (stock split), agar saham perseroan lebih likuid dan terjangkau bagi investor ritel. Rencana stock split sedang masuk dalam tahap ‎kajian perseroan.

"Kami kaji rasio stock split dan waktu pelaksanaan, kami akan lakukan cuma tidak bisa mengatakan kapan. Rasionya bisa 1:2 atau 1:3, tapi ini belum final keputusannya," ‎ujar Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto, ‎ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Menurut dia, dengan direalisasikannya stock split, maka perdagangan saham perseroan akan lebih atraktif di pasar modal. Diharapkan perseroan dapat menambah investor ritel di pasar modal Indonesia. "Sehingga adanya stock split lebih banyak lagi investor ritelnya," pungkas Sulaiman.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BEI, Bank Mandiri memiliki rencana untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait stock split pada 21 Agustus 2017.

Mandiri resmi IPO di 14 Juli 2003, dengan melepas 20 persen, atau setara Rp4 miliar saham ke publik di harga Rp675 per saham. Pada sesi satu perdagangan saham Selasa, 8 Agustus 2017, saham Bank Mandiri ‎berada di posisi Rp 13.225 per saham, atau naik 50 poin dari posisi Rp13.175 per saham.


(AHL)