IHSG Siang Masih Bertahan di Zona Hijau

Angga Bratadharma    •    Senin, 09 Oct 2017 12:27 WIB
ihsg
IHSG Siang Masih Bertahan di Zona Hijau
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi siang terpantau masih bertahan di zona hijau dan belum ada tanda-tanda akan terhempas ke zona merah. Sejauh ini, sentimen positif terkait meningkatnya cadangan devisa yang dirilis Bank Indonesia (BI) masih memberikan efek positif.

IHSG Senin 9 Oktober 2017, perdagangan siang tercatat menguat sebanyak 16,10 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 5.921. LQ45 menguat sebanyak 3,08 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 987 dan JII menguat sebanyak 1,46 poin atau setara 0,2 persen ke posisi 741.

Siang ini, seluruh sektor secara perlahan mulai berbaris di zona hijau dan minim yang bertahan di zona merah. Sektor konsumer menguat sebanyak 15,31 poin dan sektor pertambangan menguat sebanyak 8,32 poin. Sedangkan sektor perkebunan melemah sebanyak 9,47  poin dan sektor properti melemah sebanyak 0,21 poin.

Sementara itu, Samuel Research Team menyebut, data non-farm payrolls AS menunjukkan penurunan 33 ribu pekerjaan, di bawah konsensus yang memperkirakan penambahan 100 ribu pekerjaan. Badai yang menurunkan sejumlah aktivitas ekonomi diyakini sebagai penyebabnya.

"Angka pengangguran tercatat 4,2 persen, lebih baik dari ekspektasi sebesar 4,4 persen. Sedangkan investor tengah menunggu kelanjutan program pengurangan pajak Trump dan laporan keuangan emiten 9M17," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Dari Tiongkok, tengah ditunggu data Caixin Services PMI. Investor juga mencermati kelanjutan konflik Korea Utara di mana diberitakan bahwa negara itu sedang mempersiapkan tes rudal jarak jauh berikutnya.

Di dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0,06 persen ke posisi 5.905 dengan investor asing mencatatkan net sell Rp142 miliar di pasar reguler. Hari ini IHSG berpeluang bervariasi mengikuti bursa AS dan Eropa. Tengah ditunggu juga rilis laporan keuangan emiten 9M17 di dalam negeri.


(ABD)