Masih Ada Aksi Jual, Analis: Indeks Tetap Berupaya Menguat

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 11 Oct 2017 08:47 WIB
ihsg
Masih Ada Aksi Jual, Analis: Indeks Tetap Berupaya Menguat
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih dihantui aksi jual yang berupaya menekan pergerakan indeks. Namun demikian, IHSG tetap berpotensi menguat sebelum memasuki area overbought.

"Aksi jual berusaha menekan pasar. Namun, kami lihat perlawanan pelaku pasar masih terjadi, sehingga indeks tetap bertahan, dan akan menguat," kata‎ Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, dalam riset hariannya, Rabu 11 Oktober 2017.

‎Kepala Analis PT Indosurya Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan, indeks berpotensi berbalik menguat, akibat berlanjutnya aksi beli pascapelemahan indeks pada transaksi kemarin.

‎"Sejauh ini pergerakan konsolidatif IHSG masih memiliki kecenderungan untuk melanjutkan pola penguatan jangka menengah dan panjang. ‎Support wajib dipertahankan dengan baik, agar pola pergerakan dapat berada dalam kondisi stabil," ucap William.

Momentum koreksi wajar pada IHSG, tutur William, bisa dimanfaatkan dengan mengakumulasi pembelian untuk target investasi jangka panjang. "S‎aat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.838, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 5.950," jelas William.

Mengamati keadaan satu hari ini, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Kemudian, cermati pula pergerakan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).


(AHL)