MedcoEnergi Raih Izin OJK Jual Saham untuk Bayar Utang

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 01 Dec 2017 16:22 WIB
medco international
MedcoEnergi Raih Izin OJK Jual Saham untuk Bayar Utang
Ilustrasi. (FOTO: Metrotvnews.com)

Jakarta: PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) memperoleh surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menawarkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham lama.

Pemegang saham berhak untuk membeli satu saham baru atas tiga saham lama yang telah mereka miliki sebelumnya. Dalam setiap saham baru nantinya pemegang saham juga berhak mendapatkan waran untuk ditukarkan dengan satu saham baru di kemudian hari.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro mengatakan bahwa hal ini adalah kesempatan besar bagi pemegang saham untuk menggunakan haknya.

"Ini berbagi kesuksesan perusahaan di masa depan sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan," kata Hilmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 1 Desember 2017.

Sekitar 4,40 miliar saham baru akan segera diterbitkan. Kemudian ditambah lagi dengan 4,40 miliar saham susulan yang akan diterbitkan jika dan saat para pemegang saham memutuskan untuk melaksanakan waran mereka.

Semua saham baru akan memiliki hak dan karakteristik yang sama dengan saham yang lama. Penawaran ini akan berlaku bagi para pemegang saham yang telah terdaftar sebelum 8 Desember 2017.

HMETD yang sepenuhnya sudah ditanggung ini akan selesai pada Desember 2017 dan akan menghasilkan dana sebesar Rp2,64 miliar yang akan digunakan untuk membayar utang. Sementara itu, dana yang didapatkan dari waran akan diperuntukan untuk modal kerja.

Adapun pembelian saham baru akan ditawarkan pada harga Rp600 per saham dan pemegang saham yang sudah melaksanakan HMETD, dapat melaksanakan waran mereka di salah satu dari tiga periode waktu berikut ini:

1. Antara 1 Juli 2018-31 Desember 2018, dengan harga pelaksanaan Rp625 per saham.
2. Antara 1 Januari 2019-31 Desember 2019, dengan harga pelaksanaan Rp650 per saham.
3. Antara 1 Januari 2020-11 Desember 2020, dengan harga pelaksanaan Rp675 per saham.


(AHL)