Rupiah Diprediksi Cenderung Lanjutkan Pelemahan

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 10 Jan 2018 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diprediksi Cenderung Lanjutkan Pelemahan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Jakarta: Mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan masih ada kecenderungan melanjutkan pelemahan. Hal itu seiring berkurangnya volume beli dan mulai minimnya sentimen positif yang dapat mempertahankan rupiah di zona hijau.

"Meski kami harapkan kembali menguat, tapi waspadai masih adanya peluang pelemahan," ungkap Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 10 Januari 2018.

Masih adanya kecenderungan bertengger di zona merah, Reza memperkirakan, gerak nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran support Rp13.441 per USD, sedangkan level resisten berada di Rp13.395 per USD.

Menurut Reza seiring masih menguatnya negeri Paman Sam maka hal itu membuat rupiah kembali tertekan. Pergerakan rupiah berada di bawah tingkat support Rp13.433 per USD.

Sementara itu, masih adanya rilis kenaikan cadangan devisa ke posisi USD130,2 miliar dari sebelumnya USD126 miliar belum cukup mampu mengangkat rupiah ke zona hijau. "Kenaikan cadangan devisa juga belum mampu bantu rupiah untuk menguat," tutur dia.

Pelaku pasar, masih kata Reza, mampu memanfaatkan penguatan USD untuk meningkatkan permintaan pada mata uang tersebut. "Yang akhirnya membuat rupiah melemah," tutur dia.

Tidak hanya itu, dia menambahkan, mulai membaiknya data-data ekonomi Zona Eropa juga turut meningkatkan permintaan akan euro. "Itu juga belum membuat rupiah terangkat," pungkas dia.


(ABD)


Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

18 hours Ago

Mereka mengapresiasi inovasi dan community based yang sukses terbentuk di Tukad Bindu, ya…

BERITA LAINNYA