Laba Jasa Marga Tumbuh jadi Rp2,2 Triliun

   •    Selasa, 13 Feb 2018 10:28 WIB
jasa marga
Laba Jasa Marga Tumbuh jadi Rp2,2 Triliun
Dirut Jasa Marga Dessy Ariyani. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: PT Jasa Marga (persero) Tbk mengumumkan laba bersih perseroan pada 2017 tercatat sebesar Rp2,2 triliun atau tumbuh 16,5 persen ketimbang di 2016, seiring dengan mulai beroperasinya ruas-ruas tol baru pada tahun itu.

"Hal ini merupakan pencapaian Jasa Marga untuk tetap menjaga kinerja positif," kata Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan sebagaimana dikutip dari Antara, Senin, 12 Februari 2018.

Agus menjelaskan, di tengah masa ekspansi ini, perseroan juga dapat menjaga pertumbuhan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA yang pada 2017 mencapai nilai Rp5,5 triliun atau tumbuh 4,8 persen. Adapun untuk marginnya sebesar 61,4 persen atau tumbuh 2,2 persen dari margin di 2016.

Agus menambahkan bahwa ruas-ruas tol baru menyumbang pertumbuhan aset dari sisi hak pengusahaan tol yang mencapai Rp56 triliun atau meningkat 61,2 persen ketimbang di 2016. Dengan demikian, total aset perseroan pada 2017 sebesar Rp79,2 triliun atau tumbuh 48 persen.

Pertumbuhan pendapatan jalan tol, kata Agus, juga tetap tumbuh sesuai dengan tren pertumbuhan volume lalu lintas setiap tahunnya secara konsolidasi.

Pada 2017, ujar Agus, perseroan juga telah mengimplementasikan alternatif pembiayaan untuk pendanaan investasi yang sedang dilakukan perseroan. "Akhir Agustus 2017, kami menerbitkan KIK EBA Mandiri JSMR01 senilai Rp2 triliun," katanya.

Soal adanya keluhan pengguna kartu elektronik pembayaran tol yang terpotong saldonya dua kali dalam satu kali transaksi, Jasa Marga menjelaskan bahwa sistem deduksi pada kartu merupakan bagian pada sistem bank dan dikelola terpisah dengan peralatan tol. Jadi, imbuhnya, memungkinkan terjadinya perbedaan data pada operator tol dengan pihak bank penerbit kartu.

"Terkait dengan complain handling, sudah merupakan SOP kami, tidak diperkenankan menerima laporan atau keluhan di gardu. Laporan akan diteruskan petugas gardu kepada pengawas untuk di-tindaklanjuti," jelas Dirut Jasa Marga Dessy Ariyani.

Berdasarkan hasil penelusuran data telah ditemukan double deduct. Jasa Marga telah berkoordinasi dengan bank terkait agar melakukan pengecekan pada alat pembaca di gardu. (Media Indonesia)


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA