Anggarkan Belanja Modal Rp3,5 Triliun

Kimia Farma Akuisisi 3 Rumah Sakit di 2018

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 20 Apr 2018 07:32 WIB
kimia farma
Kimia Farma Akuisisi 3 Rumah Sakit di 2018
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Jakarta: PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) terus melakukan ekspansi di sepanjang 2018 dengan harapan bisa memacu laju bisnis. Guna mendukung langkah tersebut, Kimia Farma menganggarkan dana belanja modal atau capital expendicture (capex) sebesar Rp3,5 triliun.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir‎ mengatakan dana itu bakal digunakan untuk membiayai perluasan bisnis dan mendukung operasional perusahaan ‎di sepanjang 2018. Dana capex sebesar Rp3,5 triliun terdiri dari Rp1,2 triliun untuk organik dalam pembiayaan perbaikan beberapa pabrik di Banjaran dan Cikarang.

Sedangkan sisanya, lanjutnya, sebesar Rp2,3 triliun untuk mengakuisisi tiga rumah sakit dan perusahaan farmasi. "Di 2018, belanja modal itu kita alokasikan Rp3,5 triliun, yaitu Rp1,2 triliun organik dan Rp2,3 triliun untuk anorganik," ucap Honesti, ditemui ‎usai RUPST Kimia Farma, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis, 19 April 2018.

Ia menjelaskan sumber dana belanja modal itu didapatkan dari kas internal dan sindikasi perbankan. Langkah akuisisi yang dijalankan perusahaan telah direspons positif oleh beberapa bank pelat merah. Diharapkan kesemuanya bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

"Tahun ini kita juga masih memiliki jatah penerbitan Medium Term Notes (MTN) atau surat utang jangka menengah sebesar Rp600 miliar," terang dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya terus gencar menjalankan ekspansi bisnis di tahun ini. Bahkan, Kimia Farma secara resmi telah mempunyai anak usaha baru yaitu ‎Kimia Farma Dawaa di Maret 2018. Setidaknya ada 31 gerai apotek yang dimiliki perseroan di Mekkah dan Jeddah, Arab Saudi.

‎"Untuk aspek digitalisasi, buat aplikasi Track and Trace yang bekerja sama dengan BPOM telah memasuki tahap roll-out, di mana aplikasi ini berfungsi untuk melindungi masyarakat terhadap pemalsuan obat dan juga makanan," pungkas dia.


(ABD)