Gerak Dolar AS Diramal Melempem

Angga Bratadharma    •    Kamis, 31 Jan 2019 08:46 WIB
kurs rupiahdolar as
Gerak Dolar AS Diramal Melempem
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) kemungkinan bergerak melemah terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia lainnya usai ditahannya tingkat suku bunga Fed Fund Rate di level 2,25-2,5 persen oleh the Fed tadi malam. Dengan kondisi itu, indeks USD diperkirakan bergerak di rentang 95,0-95,5.

Pidato Ketua the Fed Jerome Powell menyatakan bahwa the Fed akan lebih bersabar dalam menaikkan tingkat suku bunga tahun ini. Hal itu akibat proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kurang bagus disebabkan berbagai ketidakpastian yang terjadi di dalam negeri maupun luar negeri AS.

"Selain mendorong pelemahan USD juga menekan imbal hasil surat utang Pemerintah AS yang turun empat bps kemarin," kata Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019.

Ia menambahkan gerak nilai tukar rupiah kemungkinan menguat hari ini usai ditahannya tingkat suku bunga AS tersebut. Imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) yang cukup atraktif diperkirakan masih mendorong investasi portofolio asing masuk ke pasar obligasi dan memperkuat rupiah.

"Rupiah di pasar spot diperkirakan bergerak di rentang Rp14.000 sampai dengan Rp14.030 per USD," ujarnya.

Sementara itu, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1481 dari USD1,1427 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3112 dari USD1,3100 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7254 dari USD0,7148.

Dolar AS dibeli 108,93 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9941 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9950 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3148 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3283 dolar Kanada.

Di sisi lain,  indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 434,90 poin atau 1,77 persen, menjadi berakhir di 25.014,86 poin. Indeks S&P 500 naik 41,05 poin atau 1,55 persen, menjadi ditutup di 2.681,05 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 154,79 poin atau 2,20 persen lebih tinggi, menjadi 7.183,08 poin.


(ABD)