Masih Ada Peluang Penguatan IHSG

Ade Hapsari Lestarini    •    Senin, 12 Mar 2018 08:35 WIB
ihsg
Masih Ada Peluang Penguatan IHSG
Ilustrasi. (Foto: Antara/Akbar Nugroho).

Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguat seiring menguatnya bursa global dan EIDO pada pekan lalu. Serta rupiah yang mulai menguat tipis.

"Dari dalam negeri, IHSG ditutup ke 6.433,32 (-0,15 persen) di tengah positifnya mayoritas bursa Asia Pasifik dan mixed-nya bursa Eropa. Indeks diwarnai oleh Presiden Trump yang dikabarkan akan bertemu dengan Kim Jong Un, pimpinan Korea Utara," jelas tim analis Samuel Sekuritas dalam hasil risetnya, Senin, 12 Maret 2018.

Selain itu nilai tukar Rupiah juga ditutup dengan kecenderungan menguat 0,14 persen ke Rp13.797 per USD yang turut disebabkan tergelincirnya dolar AS karena kenaikan upah AS yang melambat yang mendorong sentimen bahwa Federal Reserve tidak akan mempercepat langkah penaikan suku bunga.

Tim analis Samuel Sekuritas mencatat pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Maret 2018, harga minyak WTI kontrak teraktif April 2018 naik 1,92 poin atau 3,19 persen menjadi USD62,04 per barel. Harga minyak Brent kontrak teraktif Mei 2018 dalam waktu yang sama meningkat 1,88 poin atau 2,96 persen menuju USD65,49 per barel.

Bursa saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada Jumat minggu lalu, dengan Nasdaq ditutup di rekor tertinggi, karena data pekerjaan terbaru yang keluar tersebut positif. Departemen Tenaga Kerja merilis total pekerjaan nonpertanian meningkat sebesar 313 ribu di Februari, dan tingkat pengangguran tidak berubah sebesar 4,1 persen.

Sementara, para ekonom memperkirakan untuk kenaikan 200 ribu pekerjaan. Bursa AS juga cenderung menguat setelah Associated Press melaporkan bahwa tarif yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump akan mulai berlaku dalam 15 hari dan akan membebaskan Kanada dan Meksiko tanpa batas waktu.

Sementara itu, bagi negara-negara lainnya dapat mengajukan pengecualian, walaupun rincian tentang kapan itu akan diberikan masih belum jelas. Adapun harga minyak memanas pada perdagangan akhir pekan seiring dengan prospek bertumbuhnya permintaan dan penurunan produksi dari Amerika Serikat.


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA