Rupiah Diperkirakan Bergerak Menguat

Angga Bratadharma    •    Rabu, 09 Aug 2017 08:16 WIB
kurs rupiah
Rupiah Diperkirakan Bergerak Menguat
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Optimisme investor terjaga dan pergerakan nilai tukar rupiah terapresiasi. Usai rilis angka pertumbuhan yang stabil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat tajam dan menandakan optimisme di pasar saham yang terjaga.

"Itu juga diikuti oleh penguatan rupiah serta turunnya imbal hasil Surat Utang Negara (SUN), di saat yang bersamaan mayoritas kurs di Asia juga menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa," kata Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Sementara itu, consumer confidence index yang diumumkan naik Selasa sore mendukung data Konsumsi RT, sebagai elemen Produk Domestik Bruto (PDB), yang perlahan membaik dan berkebalikan dengan sentimen yang berkembang yang menilai bahwa ada pelemahan daya beli masyarakat.

"Rupiah berpeluang kembali menguat," tegas Rangga.

Di sisi lain, data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) kembali mengalami perbaikan dan tingkat inflasi Tiongkok ditunggu. JOLTS Job Openings AS diumumkan membaik semalam, menambah optimisme perbaikan serapan tenaga kerja AS setelah data NFP serta tingkat pengangguran yang solid.

"Dolar index merespon dengan kenaikan walaupun hanya tipis, tertahan oleh pernyataan salah satu pejabat the Fed yang mengkhawatirkan laju kenaikan Fed rate yang terlampau cepat," kata Rangga.

Pagi ini ditunggu inflasi Tiongkok yang diperkirakan stabil sekaligus mempertahankan tren naiknya –surplus perdagangan Tiongkok yang diumumkan melebar kemarin dengan ekspor yang relatif cepat, menegaskan performa ekonomi yang tak seburuk diperkirakan sebelumnya.


(ABD)