Rupiah Dibuka Melemah ke Rp13.332/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 20 Apr 2017 09:19 WIB
kurs rupiah
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp13.332/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tertunda melakukan reli lantaran mengalami tekanan dan harus melemah dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.319 per USD. Perlu sentimen positif signifikan agar nilai tukar rupiah kembali tembus level Rp13.200 per USD.

Mengutip Bloomberg, Kamis 20 April 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.332 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.317 per USD hingga Rp13.333 per USD dengan year to date return di minus 1,14 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.335 per USD.

Sementara itu, Kota Jakarta memiliki gubernur baru dan BI RR Rate diperkirakan tidak bergerak atau tetap. Adapun mayoritas kurs di Asia menguat Rabu kemarin, sejalan dengan tekanan pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) dan optimisme yang muncul di Tiongkok.



Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, nilai tukar rupiah di pasar NDF terlihat cenderung mengalami pelemahan kemarin seiring dengan dilaksanakannya Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Tetapi, dengan keunggulan Anies-Sandi yang cukup signifikan pada hasil hitung cepat, paling tidak satu ketidakpastian sudah hilang.

"Sehingga pergerakan aset berdenominasi rupiah akan lebih dipengaruhi oleh faktor fundamental yang saat ini cenderung membaik," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.


Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Fokus saat ini beralih ke pengumuman BI RR rate sore nanti yang diperkirakan tetap sebelum selanjutnya investor kembali menyorot pengumuman peringkat utang Indonesia oleh S&P yang saat ini diperkirakan naik ke layak investasi.

Di sisi lain, dolar index berada di bawah 100 dan harga minyak dunia mengalami keanjlokan. Dolar index mulai mengalami penguatan lagi yang sebelumnya anjlok hingga di bawah 100. Beberapa data AS yang cukup baik serta IMF yang lebih optimistis terhadap perekonomian global mulai mengobati pesimisme yang telah memburuk.

 


(ABD)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA