Imbal Hasil SUN Bergerak Lemah

Angga Bratadharma    •    Rabu, 17 May 2017 09:00 WIB
surat utangobligasi
Imbal Hasil SUN Bergerak Lemah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Imbal hasil global mengalami penurunan dan Surat Utang Negara (SUN) kembalikan kekuatan. Imbal hasil obligasi global mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin walaupun semalam imbal hasil UST mengalami kenaikan cukup tipis.

Tetapi secara umum, Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, ekspektasi kenaikan Fed Fund Rate (FFR) target yang sempat melonjak, saat ini mulai terkoreksi. Imbal hasil SUN juga terdorong turun pada perdagangan Senin bersamaan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta apresiasi rupiah.

"Harapan kenaikan inflasi Mei 2017 akibat efek kenaikan tarif listrik serta naiknya permintaan jelang Ramadan belum terlalu berpengaruh," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.

Penguatan SUN terlihat hampir di seluruh tenor dengan konsentrasi penguatan di tenor menengah dan panjang. Dengan turunnya imbal hasil SUN 10 tahun maka selisih dengan imbal hasil UST kembali terkoreksi ke kisaran 470 bps –ini juga menandakan bahwa harapan kenaikan peringkat S&P yang masih tinggi.

"Usai lelang sukuk pagi ini, fokus akan perlahan beralih ke Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) Kamis mendatang yang diperkirakan mempertahankan BI RR rate di 4,75 persen," pungkas Rangga.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA