Terregra Bangun 4 Pembangkit Listrik EBT Berdaya 36 MW

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 16 May 2017 12:37 WIB
emiten
Terregra Bangun 4 Pembangkit Listrik EBT Berdaya 36 MW
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) bakal mencoba untuk masuk ke bisnis operator pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Setidaknya ada empat Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang akan dibangun pada tahun ini dengan total daya 36 megawatt (mw) di Sumatera Utara.

Direktur Keuangan Terregra Asia Energy Kho Sawilek menyatakan, perseroan selama ini hanya menjalani bisnis di bidang jasa teknis dan pemasok suku cadang pembangkit listrik untuk PLN. Kini, TGRA akan masuk ke bisnis pembangkit listrik EBT. Tak tanggung-tanggung, manajemen langsung mengincar pembangunan empat pembangkit listrik.

"Proyek itu akan dikerjakan oleh anak usaha, yakni PT Terregra Hydro Power dengan skema kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC)," kata Kho Sawilek, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa 16 Mei 2017.

Adapun untuk membangun pembangkit listrik tersebut, menurut dia, perseroan akan mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD70 juta. Dana itu akan diperoleh dari pinjaman perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

"Karena EPC kontrak itu kan pendanaannya semua dari kontraktor, begitu selesai baru kita take over. Jadi nanti pada saat selesai kita akan utamakan perbankan dulu, nanti opsi keduanya lembaga keuangan lainnya," jelas dia.

Pembangunan empat proyek PLTMH, dia mengaku, perseroan menargetkan pengerjaannya bisa terlesaikan selama dua tahun. Dengan begitu, pada 2019 bisa mulai beroperasi.

Setelah proyek itu rampung, Terregra dapat meraup laba bersih sebesar Rp85 miliar, dengan tingkat pendapatan sebesar Rp394 miliar. "Itu setelah beroperasi dan kombinasi dengan eksisting bisnis kita di trading untuk pembangkit," papar Kho.

Lanjut dia, perseroan juga mempunyai target membangun kembali PLTMH hingga di 2021. Nantinya, semua jumlah PLTMH yang dimiliki mencapai delapan unit.


(AHL)