Gerak Rupiah Bakal Terbatas

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 06 Jun 2018 11:02 WIB
kurs rupiah
Gerak Rupiah Bakal Terbatas
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Pergerakan rupiah terhadap dolar AS (USD) diperkirakan cenderung‎ mengalami pelemahan terbatas selama satu hari ini. Sebab, sudah tak ada lagi sentimen positif yang memberi dorongan bagi rupiah.

"Telah terserapnya semua sentimen di pasar membuat rupiah mulai terbatas kenaikannya sehingga terjadi peralihan ke mata uang lainnya yang memiliki ruang penguatan lebih tinggi," kata Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada‎, dalam keterangan risetnya, Rabu, 6 Juni 2018.

Dia mengatakan nilai tukar rupiah diproyeksikan akan bergerak di kisaran support Rp13.882 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.865 per USD. "Tetap waspadai setiap sentimen yang bisa membuat rupiah kembali melemah ke zona merah," ucap Reza.

‎Reza menyatakan, meski USD masih terlihat melemah dibandingkan mata uang euro, tapi rupiah berbalik melemah tipis di sepanjang hari kemarin. Diperkirakan beralihnya pelaku pasar kepada mata uang euro dengan memanfaatkan sejumlah informasi.

"Seperti terkait rencana European Central Bank (ECB) yang akan mengeluarkan stimulusnya dan kian meredanya kondisi politik di Italia terutama setelah PM Italia, Giuseppe Conte yang menyatakan tidak akan keluar dari Zona Euro, telah membuat euro bergerak positif," tutur Reza.

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri telah terserap oleh pelaku pasar. Lalu, belum muncul lagi sentimen positif lainnya yang dapat membuat rupiah naik signifikan.

"Sehingga, keadaan itu juga membuat rupiah berkurang volatilitasinya. Rupiah tidak mengalami kenaikan yang cukup di sepanjang hari lalu," tutup Reza.


(AHL)