BEI: Satu Perusahaan Fintech Berminat IPO

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 11 Jan 2018 12:48 WIB
beiipo
BEI: Satu Perusahaan Fintech Berminat IPO
Satu perusahaan fintech berminat IPO. (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar)

Jakarta: Perusahaan startup menjamur karena canggihnya kemajuan teknologi saat ini. Masyarakat semakin akrab dengan dunia sehingga sektor ini menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan.

Mengamati hal itu, ‎sejumlah perusahaan startup didorong untuk menjadi emiten pasar modal sesuai pemenuhan Net Tangible Assets (NTA). Sinyal perusahaan startup masuk ke pasar modal pun disampaikan oleh Kepala Divisi Pengembangan Investor BEI Irmawati Amran.

Menurut Irmawati, ada satu perusahaan startup dari idx incubator yang berpotensi go public di pasar saham. Dia mengungkapkan perusahaan itu adalah fintech investasi.

"‎Karena kan kita Net Tangible Asset (NTA) Rp5 miliar. Ada satu yang sudah mencukupi itu untuk potensi, t‎api kita tahu untuk go public tidak hanya itu saja yang paling penting adalah GCG-nya," jelas Irma, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Irmawati mengungkapkan perusahaan fintech saat ini berpeluang besar untuk masuk bursa, karena penetrasi penggunaan kredit melalui bank di Indonesia masih sangat minim digapai oleh masyarakat biasa.

"Karena ‎itulah e-Money sukses di sini, karena orang tidak punya kredit. Kalau tidak salah saya datanya tahu baru 60 persen yang bankable, walaupun tidak punya rekening dan kartu kredit bisa belanja online," tutur Irma--biasa dia disapa.

Walaupun demikian, Irma mengakumasih ada beberapa perusahaan startup yang berpotensi masuk ke bursa. Tapi, dia belum bisa menjelaskan dengan detail kapan perusahaan tersebut resmi masuk pasar modal. Menurutnya masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan tersebut.

"K‎ita berusaha tahun ini itu jadi target saya, supaya mereka siap. Karena ini mental dari CEOnya juga harus percaya bahwa GCG memamg harus dilakukan untuk bisa tumbuh," ujarnya.

Adapun satu perusahaan startup yang ingin resmi IPO tersebut sudah bertemu dengan sejumlah penjamin pelaksana emisi (underwriter). "Sud‎ah bertemu sama underwriter dan sudah kasih arahan dalam perspektif finansial, seperti berapa modal disetor yang harus dipenuhi semacam itu," pungkas Irma.


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA