IHSG Terkapar, Rupiah Terkoreksi

   •    Senin, 14 Jan 2019 16:57 WIB
ihsgkurs rupiah
IHSG Terkapar, Rupiah Terkoreksi
BEI. MI/ADAM DWI.

Jakarta: Pergerakan pasar keuangan masih dipengaruhi situasi global yang belum membaik serta penantian investor terhadap data perekonomian terbaru dalam negeri. Hal im membuat gerak mata uang rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkapar pada pembukaan awal pekan ini.

IHSG anjlok 25,34 poin dengan berada pada level 6.336 pada Senin, 14 Januari 2019. Volume perdagangan mencapai delapan miliar lembar saham dengan nilai Rp6,4 triliun. Sebanyak 163 saham turun, 139 saham tak bergerak, serta 103 saham stagnan.

Dua sektor saham yang menguat yakni pertambangan dan keuangan. Sementara saham yang paling anjlok adalah konsumer dan manufaktur. Indeks acuan LQ45 melemah 5,73 poin dan JII melemah 6,61 poin.

Sementara mata uang rupiah melemah 77 poin dengan berada pada Rp14.124 per USD, menurut data Bloomberg. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah 48 poin dengan berada pada level Rp14.120 per USD. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan mata uang rupiah melemah ke Rp14.052 per USD.

Melemahnya mata uang rupiah diprediksi karena adanya aksi ambil untung investor setelah rupiah mengalami kenaikan selama sepekan kemarin. Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada menjelaskan penguatan rupiah yang terjadi pada penutupan perdagangan pekan lalu didorong oleh beberapa sentimen positif dari dalam negeri.

Beberapa sentimen tersebut di antaranya adalah imbauan Bank Indonesia (BI) kepada perusahaan BUMN maupun korporat lainnya untuk memanfaatkan pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF). Lalu, penilaian BI yang meyakini tekanan inflasi sepanjang 2019 dapat diredam sekalipun ada ancaman penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).



(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA