BEI Lanjutkan Rancangan Aturan IPO Perusahaan Tambang

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 09 Jul 2018 11:59 WIB
beiipo
BEI Lanjutkan Rancangan Aturan IPO Perusahaan Tambang
Ilustrasi. (Foto: Antara/Andika Wahyu).

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meneruskan rencana perusahaan pertambangan yang masih dalam tahap eksploitasi untuk dapat melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal Indonesia. Kebijakan tersebut merupakan‎ rencana manajemen direksi lama Tito Sulistio.

‎"Rencananya kemungkinan akan dilakukan tahun ini," ucap Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, saat ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

Perusahaan tambang yang diberikan izin untuk IPO terdiri dari perusahaan minyak, batu bara, dan gas alam. Peraturan yang dibuat oleh bursa, karena jenis perusahaan tersebut lebih banyak membutuhkan dana pada saat eksplorasi.

Walaupun demikian, Nyoman mengakui manajemen BEI sangat sadar akan risiko yang bisa terjadi apabila kebijakan atau aturan tersebut dilaksanakan. Maka dari itu, bursa sedang menggarap terkait menajamen risiko, sebelum izin aturan perusahaan tambang yang masih dalam tahap eksploitasi bisa IPO di bursa.

Dia menuturkan untuk penanggulangan risiko seperti keterbukaan informasi perusahaan terhadap investor mereka masing-masing. "Kami ‎juga akan mendengarkan pihak yang kompeten dalam masalah cadangan dan potensi perusahaan (pertambangan)," ungkap dia.

Hingga saat ini, dia menyatakan bursa juga telah mendengarkan masukan dari komunitas pertambangan. Dengan begitu, semua risiko bisa ditanggulangi dengan baik oleh bursa.

"Ini juga dilakukan (komunikasi dengan komunitas pertambangan), sebelum eksekusi aturan baru itu dapat terlaksana dengan baik," tutur dia.‎

 


(AHL)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

7 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA