Ruang Penguatan Rupiah Diperkirakan Terbuka

Angga Bratadharma    •    Senin, 17 Jul 2017 08:02 WIB
kurs rupiah
Ruang Penguatan Rupiah Diperkirakan Terbuka
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ruang penguatan nilai tukar rupiah terbuka dan rilis neraca perdagangan ditunggu. Gerak nilai tukar rupiah masih menguat di perdagangan Jumat sejalan dengan penguatan Surat Utang Negara (SUN) dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, di awal minggu ini, penguatan rupiah bisa berlanjut melihat dolar index yang semakin terpuruk serta prospek kembali naiknya surplus neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis Senin siang di mana Bank Indonesia (BI) melihat surplus akan mencapai USD1,4 miliar.

Akan tetapi, lanjut Rangga Cipta, potensi penguatan rupiah bisa tertahan jika European Central Bank (ECB) kembali menegaskan pengurangan stimulusnya pada pertemuan minggu ini. Tidak ditampik, kebijakan bank sentral seperti di Eropa bisa memberikan pengaruh tersendiri bagi pergerakan nilai tukar rupiah.

"Hal itu bisa terjadi walaupun dolar Amerika Serikat (USD) akan terus turun dan pelemahan obligasi global ditakutkan memicu aliran dana asing keluar dari SUN," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Sementara itu, inflasi AS kembali turun dan pergerakan USD semakin tertekan. Setelah inflasi produsen diumumkan melambat, giliaran inflasi konsumen AS yang turun. Itu cukup untuk membuat dolar index kembali turun dalam bersamaan dengan imbal hasil UST.

Hal itu juga sejalan dengan pesimisme Ketua the Fed Janet Yellen yang sebelumnya disampaikan di depan kongres. Fokus minggu ini akan kembali beralih ke zona euro, di mana pada Kamis mendatang ECB akan mengumumkan pandangannya terhadap perekonomian serta prospek stimulus.

 


(ABD)