Dana Repatriasi Diprediksi Banyak Masuk ke Pasar Modal di Kuartal I-2017

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 30 Nov 2016 18:00 WIB
tax amnesty
Dana Repatriasi Diprediksi Banyak Masuk ke Pasar Modal di Kuartal I-2017
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎PT Mandiri Manajemen Investasi atau Mandiri Investasi memproyeksikan dana repatriasi akan membanjiri pasar modal secara perlahan di kuartal I-2017. Asalkan, banyak divesifikasi produk investasi dalam dolar AS (USD) yang diterbitkan melalui pasar modal.

Direktur Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif mengaku, instrumen reksa dana global tahun ini diprediksi sangat baik. Aliran dana melalui program amnesti pajak sedang digenjot pemerintah agar mengalir ke pasar modal.




"Dana repatriasi kami prediksi secara perlahan masuk ke pasar modal di kuartal pertama tahun depan. Makanya, kami mendorong perusahaan-perusahaan untuk menerbitkan instrumen valas," ‎ungkap Hanif, ditemui ‎di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

‎Hingga penghujung 2016, pihaknya sudah melayani program amnesti pajak yang memulangkan dananya ke Indonesia. Pelaksanaan itu, setelah pemerintah menunjuk Mandiri Investasi sebagai salah satu manajemen investasi (MI) sebagai pintu masuk (gateway) dalam program amnesti pajak.

Hanif menambahkan, Mandiri Investasi belum lama ini telah melayani peserta amnesti pajak yang menempatkan dananya dalam bentuk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT).

"Peserta amnesti pajak banyak yang memulangkan hartanya dari luar negeri. Ada beberapa produk yang diminati peserta amnesti pajak, salah satunya ada yang menempatkan dananya lewat RDPT," tutup Hanif.‎

 


(AHL)