Rupiah Perdagangan Pagi Dibuka Menguat ke Rp13.308/USD

Angga Bratadharma    •    Senin, 17 Jul 2017 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Perdagangan Pagi Dibuka Menguat ke Rp13.308/USD
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan Jumat sore di posisi Rp13.348 per USD. Sejumlah sentimen positif diperkirakan akan terus berdatangan hari ini dan memberi manfaat bagi nilai tukar rupiah untuk melakukan reli.

Mengutip Bloomberg, Senin 17 Juli 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.308 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.308 per USD dengan year to date return di minus 0,99 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.087 per USD.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, di awal minggu ini, penguatan rupiah bisa berlanjut melihat dolar index yang semakin terpuruk serta prospek kembali naiknya surplus neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis Senin siang di mana Bank Indonesia (BI) melihat surplus akan mencapai USD1,4 miliar.



Akan tetapi, lanjut Rangga Cipta, potensi penguatan rupiah bisa tertahan jika European Central Bank (ECB) kembali menegaskan pengurangan stimulusnya pada pertemuan minggu ini. Tidak ditampik, kebijakan bank sentral seperti di Eropa bisa memberikan pengaruh tersendiri bagi pergerakan nilai tukar rupiah.

"Hal itu bisa terjadi walaupun dolar Amerika Serikat (USD) akan terus turun dan pelemahan obligasi global ditakutkan memicu aliran dana asing keluar dari SUN," kata Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Sementara itu, inflasi AS kembali turun dan pergerakan USD semakin tertekan. Setelah inflasi produsen diumumkan melambat, giliaran inflasi konsumen AS yang turun. Itu cukup untuk membuat dolar index kembali turun dalam bersamaan dengan imbal hasil UST.

 


(ABD)