Proyek Infrastruktur Menggeliat, Holcim Siap Berkompetisi

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 28 Apr 2018 08:19 WIB
holcim indonesia
Proyek Infrastruktur Menggeliat, Holcim Siap Berkompetisi
Ilustrasi. (FOTO: MI/Usman Iskandar)

Jakarta: PT Holcim Indonesia Tbk (SCMB) mencermati pendatang baru yang telah memperoleh pangsa pasar yang cukup besar sejak seluruh total kapasitas mereka selesai pada 2014-2015.

Kehadiran dari para pemain baru juga telah mendorong persaingan harga yang semakin ketat, khususnya untuk lokasi di luar pulau Jawa, di mana para pelanggan lebih mementingkan harga ketimbang merek dagang yang lebih baik.

"Jika dilihat dari pasar geografis, penjualan semen di Indonesia masih berfokus di wilayah Jawa, diikuti dengan Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan," ujar Corporate Communication Manager Holcim Diah Sasanawati, dalam keterangan persnya, Sabtu, 28 April 2018.

Peningkatan realisasi proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol, bandara, dan pengembangan pelabuhan, diharapkan mampu meningkatkan permintaan pasokan semen dan beton di 2018. 

Selain itu di tengah kondisi kelebihan pasokan, para pelaku industri semen di Indonesia memiliki peluang untuk melakukan ekspor ke negara tetangga yang masih mengalami kekurangan pasokan semen.

Meskipun kinerja ekonomi, intervensi harga dan kekurangan poin penting dalam stimulus dan rencana infrastruktur, Holcim Indonesia telah siap untuk peningkatan kompetisi.

Selain merespons kebutuhan pasar di Jawa dengan memperkenalkan produk dan solusi inovatif, Holcim juga mengantisipasi potensi pertumbuhan pasar di Sumatera Selatan dengan mempersiapkan kehadiran terminal semen di Palembang yang diharapkan akan selesai dibangun di 2018.


(AHL)