September 2017, Pendapatan BUMI Turun 3,9%

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 06 Dec 2017 15:12 WIB
bumi resources
September 2017, Pendapatan BUMI Turun 3,9%
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Jakarta: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat pendapatan perusahaan turun 3,9 persen menjadi USD17,36 juta per September 2017 dibandingkan dengan periode yang sama di 2016 sebesar USD18,07 juta.

Sementara itu, beban usaha perseroan naik menjadi USD30,19 juta dari posisi USD20,89 juta di kuartal III-2016. Ini mendorong rugi usaha perseroan menjadi USD12,82 juta di kuartal III-2017 atau naik dari posisi periode yang sama tahun lalu sebesar USD2,81 juta.

Perseroan menggapai laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar USD204,37 juta, dari porsi sebelumnya USD29,05 juta di akhir kuartal III-2016.
 
Selain itu, perseroan memperoleh laba bersih sebesar USD263,8 juta di kuartal III-2017. Padahal periode yang sama tahun sebelumnya, laba perusahaan masih mencapai USD73 juta atau naik 261,18 persen.

Director & Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava‎ mengatakan kinerja perusahaan mampu diraih dengan cara mengontrol biaya dan mengurangi beban utang.

"Sekitar 40 persen disumbang dari strip rasio, biaya, dan suku bunga yang rendah dari restrukturisasi utang. Dan 40 persen dari harga batu bara yang lebih tinggi dari posisi September tahun lalu," kata Dileep, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 6 Desember 2017.

BUMI juga mendapatkan penghasilan bunga sebesar USD785 ribu, atau tumbuh bila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD11 ribu. Hal itu membuat laba periode berjalan sebesar USD242,51 juta, dari porsi sembilan bulan pertama di 2016 sebesar USD59,54 juta.

Total aset BUMI turun menjadi USD2,98 miliar di September 2017, jika dibanding posisi aset di akhir Desember 2016 sebesar USD3,10 miliar. Dengan posisi liabilitas sebesar USD2,77 miliar dan ekuitas sebesar USD207,51 juta.


(AHL)