IPO, Malacca Trust Resmi jadi Perusahaan Terbuka Pagi Ini

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 11 Oct 2017 08:41 WIB
malacca trust
IPO, Malacca Trust Resmi jadi Perusahaan Terbuka Pagi Ini
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Malacca Trust Wuwungan Tbk akan merealisasikan listing (IPO) ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini. Perseroan pun resmi menjadi emiten ke-26 di 2017, atau ke-561 yang sudah mencatatkan saham di bursa.

IPO perseroan di pasar modal ini akan melepas saham sebanyak-banyaknya 310 juta saham.‎ N‎ilai nominal saham yang dipatok dengan harga Rp100 per saham, sedangkan harga ‎penawaran resmi IPO yang dilepas ke publik sebesar Rp100 per saham.

Proses IPO perseroan direalisasikan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017, bertepatan dengan pembukaan perdagangan saham di pasar modal Indonesia, di mana perusahaan akan mendapatkan kode ticker MTWI.

Nantinya, perusahaan diprediksi akan meraup dana segar Rp31 miliar‎ dari proses hajatan IPO tersebut. Perusahaan sudah menunjuk PT Panin Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).

Catatan Metrotvnews.com, dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, perseroan akan menggunakan dana secara keseluruhan ‎untuk modal kerja, sehingga bisa memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) yang akan ditempatkan dalam instrumen-instrumen investasi seperti deposito, obligasi, saham dan lain-lain.

PT Malacca Trust Wuwungan Insurance bergerak dalam bidang Asuransi Umum. Saat ini, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance menyediakan pilihan produk asuransi umum yang diperuntukkan bagi masyarakat di Indonesia seperti asuransi kendaraan bermotor, asuransi harta benda, asuransi kecelakaan diri, asuransi pengiriman barang, asuransi perjalanan dan produk asuransi lainnya.

Sebelum IPO Malacca Trust Wuwungan Insurance dimiliki oleh PT Batavia Prima Investama sebesar 57,6 persen, PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) sebesar 19,9 persen, PT Ilthabi Rekatama 6,56 persen, Vientje Harijanto sebesar 5,66 persen, Iwan Semiawan sebesar 3,92 persen, Harjanto sebesar 3,05 persen, Winanjaya Amidjojo sebesar 3,05 persen, dan Iis Syarifuddin sebesar 0,28 persen.


(AHL)