IHSG Sepekan Ditutup Melonjak 1,54%

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 14 Apr 2018 13:32 WIB
ihsg
IHSG Sepekan Ditutup Melonjak 1,54%
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangan periode 9 hingga 13 April 2018 berhasil ditutup menguat 1,54 persen di level 6.270,32 poin dibandingkan dengan level 6.175,05 poin pada penutupan akhir pekan sebelumnya. Hal itu membuat nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) di akhir pekan ikut ditutup positif.

Adapun kapitalisasi pasar BEI menguat sebanyak 1,59 persen menjadi Rp6.979,66 triliun dibandingkan dengan Rp6.870,15 triliun pada sepekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian saham di BEI selama sepekan terakhir juga meningkat 16,55 persen menjadi Rp6,90 triliun dari Rp5,92 triliun pada sepekan sebelumnya.

Mengutip keterangan resmi BEI, di Jakarta, Sabtu, 14 April 2018, rata-rata volume transaksi harian saham di BEI pada pekan ini tercatat naik sebanyak 12,89 persen menjadi sebesar 9,28 miliar unit saham dibandingkan dengan 8,22 miliar unit saham pada sepekan sebelumnya.

Selain itu rata-rata frekuensi transaksi harian saham di BEI pada pekan ini naik 8,24 persen menjadi 383,71 ribu kali transaksi dibandingkan dengan sebanyak 354,48 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.



Kenaikan satu level peringkat utang Indonesia menjadi stabil dari sebelumnya positif, oleh lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service jelang akhir pekan ini diharapkan semakin memberikan tren positif baik kepada pasar modal Indonesia pada khususnya maupun terhadap perekonomian domestik serta kepercayaan investor akan investasi di Indonesia.

Sepanjang pekan ini, investor asing kembali melakukan jual bersih dengan nilai Rp1,59 triliun. Sehingga sepanjang tahun ini investor asing telah mengakumulasikan jual bersih senilai Rp26,48 triliun.

Dua perusahaan melakukan pencatatan saham perdana pada pekan ini, yakni PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) yang tercatat sebagai emiten keenam di  tahun ini atau ke-571 di BEI, dan PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM) sebagai emiten ketujuh di tahun ini atau ke-572 di BEI.

Selain itu ada tiga pencatatan obligasi korporasi pada pekan ini. Pencatatan obligasi pertama adalah Obligasi Berkelanjutan II WOM Finance Tahap IV Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk dengan nilai nominal Rp793 miliar.



Lalu ada pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Federal International Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III yang diterbitkan PT Federal International dengan nilai nominal Rp3 triliun. Terakhir ada pencatatan Obligasi Berkelanjutan III Sumber Alfaria Trijaya Secara Bertahap Tahap III Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk

"Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2018 adalah 20 emisi dari 18 emiten senilai Rp34,86 triliun," tulis keterangan pers BEI tersebut.

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 353 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp399,47 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 113 Emiten. Sebanyak 93 seri Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI dengan nilai Rp2.174,73 triliun dan USD200 juta, serta 10 emisi Efek Beragun Aset senilai Rp9,70 triliun.

 


(ABD)