Analis Perkirakan Gerak Rupiah Tetap di Zona Merah

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 21 Apr 2017 10:46 WIB
kurs rupiah
Analis Perkirakan Gerak Rupiah Tetap di Zona Merah
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Keputusan untuk suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate tetap berada di level 4,75 persen tidak akan banyak membantu nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berbalik untuk mengalami penguatan. Hal itu sejalan dengan tingkat ekspektasi pasar.

‎Menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, ‎pelemahan yang terjadi pada nilai tukar rupiah di hari kemarin telah membuka peluang pelemahan lanjutan. Padahal dari dalam negeri tidak ada sentimen negatif. Karena itu, diharapkan sentimen positif segera datang di sepanjang hari di akhir pekan.

"Tetapnya suku bunga acuan juga tidak membantu gerak nilai tukar rupiah berbalik menguat. Karena sudah sesuai ekspektasi pasar sebelumnya," ungkap Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Dengan diproyeksikan melemah kembali di hari ini, Reza mengaku, nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran support Rp13.345 per USD, sedangkan posisi resisten berada di Rp13.274 per USD. ‎"Tetap mewaspadai masih adanya potensi pelemahan lanjutan," tegas Reza.

Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan pelemahan di level Rp13.300-an per USD. Kondisi tersebut, kata Reza, ‎tidak jauh berbeda dengan perdagangan sebelumnya di mana pelemahan rupiah terjadi di saat USD sedang mengalami pelemahan.

"Pergerakan dari USD terlibas dengan adanya penguatan EUR yang memfaktorkan adanya pemilu di sejumlah area di zona Eropa dan lonjakan NZD, seiring rilis kenaikan inflasi ke level tertingginya selama lima tahun," kata Reza.


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA