IHSG Pagi di Akhir Pekan Menguat 43,41 Poin

Angga Bratadharma    •    Jumat, 13 Oct 2017 09:15 WIB
ihsg
IHSG Pagi di Akhir Pekan Menguat 43,41 Poin
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau berbaris di jalur hijau. Sejauh ini, IHSG tidak terdampak negatif akibat memanasnya geopolitik yakni antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Utara (Korut).

IHSG Jumat 13 Oktober 2017, perdagangan pagi dibuka menguat sebanyak 43,41 poin atau setara 0,7 persen ke posisi 5.926. LQ45 menguat sebanyak 9,40 poin atau setara 1,0 persen ke posisi 986 dan JII menguat sebanyak 6,70 poin atau setara 0,9 persen ke posisi 736.

Pagi ini, seluruh sektor didominasi di zona hijau meski tidak ditampik ada beberapa sektor yang melemah. Sektor infrastruktur menguat sebanyak 17,11 poin dan sektor pertambangan menguat sebanyak 15,14 poin. Sedangkan sektor konsuumer melemah sebanyak 11,53 poin.

Di sisi lain, Samuel Research Team menyebut rilisnya laporan keuangan kuartal III-2017 akan mewarnai indeks AS di Oktober ini. Dari sisi ekonomi, indeks harga produsen Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat 0,4 persen dari bulan ke bulan di September dan 2,6 persen secara  yoy di 9M17.

"Sementara jobless claims tercatat sebesar 243.000, terendah dalam sebulan terakhir," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Dari pasar komoditas, harga minyak tercatat menguat tipis ke USD56,4 per barel setelah dipenuhi oleh sentimen positif. OPEC memperkirakan surplus persediaan akan berakhir di kuartal III-2018. Hal ini disebabkan oleh penurunan produksi Arab Saudi dan Rusia ditengah stabilnya permintaan.

"Selain itu, EIA mencatat data persediaan AS turun 2,7 juta barel ke 462,2 juta, turun 2,5 persen yoy. Harga emas menguat ke USD1.294/toz," sebut Samuel Research Team.

Masa earnings season kuartal III-2017 dimulai dengan rilisnya laporan keuangan BBNI yang tercatat tumbuh dan inline dengan estimasi analis, mengindikasikan stabilnya sektor perbankan di kuartal III-2017. Sektor komoditas seperti batu bara menjadi sektor yang dinantikan rilis laporan keuangannya melihat dari penguatan harga batu bara yang tumbuh 14 persen.

"Beragam ekspektasi kinerja kuartal III-2017 kami yakini akan mewarnai IHSG hari ini. Rupiah ditransaksikan datar di 13.505, sementara EIDO flat," tutup Samuel Research Team.


(ABD)