Harga Komoditas Batu Bara Naik, Emiten Borneo Bidik Penjualan Rp810 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 15 Feb 2018 11:55 WIB
Borneo Olah Sarana Sukses
Harga Komoditas Batu Bara Naik, Emiten Borneo Bidik Penjualan Rp810 Miliar
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

Jakarta: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) membidik penjualan bisa meningkat hingga dua kali lipat di tahun ini. Peningkatan itu dibantu oleh‎ kenaikan harga komoditas batu bara.

‎D‎irektur Borneo Olah Sarana Sukses Widodo Nurly Sumady mengungkapkan target penjualan naik dua kali lipat setara dengan USD60 juta atau senilai Rp810 miliar, dari posisi pencapaian penjualan di sepanjang tahun lalu.

"Target penjualan USD60 juta itu, dengan margin laba 25 persen. Minimum itu dua kali lipat dari pendapatan 2017," ujar Widodo, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018.

Target kenaikan penjualan naik dua kali lipat ini dihitung berdasarkan harga batu bara sebesar USD90 per ton. Pada saat ini, harga batu bara telah tembus USD100 per ton.‎ "Kita bahkan bisa jual di USD105 juta. Jadi itu dasarnya mengapa penjualan bisa meningkat," jelas dia.

Untuk tahun ini, perusahaan berharap bisa meningkatkan produksi batu bara sebanyak 870 ribu ton. Total itu mengalami kenaikan tiga kali lipat dari produksi batu bara sebanyak 200-300 ribu ton per tahun lalu.

"Produksi akan meningkat tiga kali lipat karena ada rencana buka area baru digarap PT Pratama Buana Sentosa. Going operation pertengahan tahun ini," tutur dia.

Adapun dari total produksi batu‎ bara di tahun ini, sebanyak 50 persen akan dijual di dalam negeri, nantinya akan diserap oleh PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Sedangkan setengahnya akan dijual ke Jepang.

"Pasar Jepang itu paling berani bayar premium. Kalau kita masuk ke Jepang kita bisa jual di atas harga batu bara acuan (HBA). Makanya kita banyak ke sana," pungkas Widodo.


(AHL)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA