Go-Jek Pastikan Tidak Beli Saham Blue Bird

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 12 Feb 2018 15:40 WIB
Go-Jek Pastikan Tidak Beli Saham Blue Bird
CEO Gojek Nadiem Makarim. Ant/Widodo S. Jusuf.

Jakarta: ‎CEO and Founder Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim memastikan Go-Jek belum berniat untuk membeli saham perusahaan transportasi berlambang burung biru, PT Blue Bird Tbk ‎(BIRD). Dia menegaskan berita tersebut hanya rumor yang tidak mau dia tanggapi. 

"Enggak (tidak ada niat ke sana). Enggak ada hal seperti itu. Enggak tahu itu ada rumor dari mana," kata Nadiem, ‎ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.

Nadiem menegaskan, dirinya enggan mengomentari isu atau rumor terkait Go-Jek yang ingin membeli 20 persen saham Blue Bird.  "Saya tidak mau komentar," tegas Nadiem kepada awak media.

Go-jek sedang mendapatkan dana dari berbagai investor pada awal tahun ini. ‎Pada pertengahan Januari lalu, Google telah menyuntikan dana sebesar Rp16 triliun ke Go-Jek atau setara USD1,2 miliar. Dengan pendanaan yang lebih besar, Go-Jek akan lebih leluasa bersaing dengan pesaingnya, yaitu Grab dan Uber. 

Pada hari ini, PT Astra International Tbk (ASII) memberikan modal investasi sebesar USD150 juta atau setara Rp2 triliun ke Go-Jek Indonesia. Menurut Presiden Astra International Prijono Sugiarto, kerja sama atas kedua belah pihak bisa meningkatkan produktivitas, mendorong masyarakat untuk masuk ke sektor ekonomi formal, ‎mendukung inovasi produk dan jasa untuk menciptakan pasar baru.

"Kami antusias dapat menjadi bagian dri perjalan Go-Jek yang luar biasa. Go-Jek merupakan pemain utama dalam ekonomi digital di Indonesia dan dipimpin‎ oleh manajemen anak bangsa yang solid. Kami berharap kolaborasi dengan Go-Jek akan memberikan nilai tambah bagi bisnis Astra serta mengakselerasi inisiatif Astra di bidang digital," kata Prijono.

Nadiem menyatakan, langkah hari ini merupakan pencapaian yang signifikan bagi Go-Jek. Kepercayaan yang ditujukkan oleh salah satu perusahaan terkemuka dan merupakan icon Indonesia ini adalah sebuahbentuk pengakuan tersendiri atas keberhasilan perusahaan. Baik Astra maupun Go-Jek Indonesia, Nadiem mengaku, didirikan dengan misi untuk memajukan Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat. Perusahaan sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Astra.

(SAW)


Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

2 hours Ago

Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan jual yang tinggi karena krisis ekonomi di Turki menggangg…

BERITA LAINNYA