Rupiah Berada di Rp13.643/USD

   •    Senin, 12 Feb 2018 16:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Berada di Rp13.643/USD
Illustrasi. (MI/ROMMY PUJIANTO).

Jakarta: Mata uang rupiah masih terpantau melemah terhadap mata uang dolar AS. Kenaikan dolar index menyebabkan melemahnya mata uang rupiah terhadap mata uang paman sam. Data-data positif dari negeri paman sam telah mendorong kenaikan dolar index.

Bloomberg, Senin, 12 Februari 2018 mencatat mata uang rupiah turun 15 poin atau 0,11 persen dengan berada pada Rp13.643 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah melemah 32 poin atau 0,23 persen dengan berada pada Rp13.655 per USD. Sementara mata uang rupiah dari data Bank Indonesia alami kenaikan 34 poin dengan berada pada Rp13.609 per USD.



Mata uang rupiah bergerak variatif terhadap mata uang negara lain. Mata uang rupiah melemah 17,46 poin atau 0,10 persen terhadap euro dengan berada pada Rp16.743 per euro. Kemudian mata uang rupiah naik terhadap poundsterling. Mata uang rupiah naik 137 poin atau 0,72 persen dengan berada pada Rp18.896 per poundsterling.

Paparan riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks dolar masih dalam tren menguat. Dolar indeks kemungkinan bergerak menguat terhadap beberapa mata uang kuat dunia lainya seiring kuatnya data tenaga kerja AS dan naiknya imbal hasil US treasury. Selain itu kembali naiknya produksi minyak AS juga menopang dolar.

"Di sisi lain rupiah kemungkinan juga masih lanjutkan pelemahan seiring tingginya capital outflow di pasar obligasi seminggu terkakhir dan kembali naiknya yield obligasi AS. Rupiah di pasar spot diperkirakan bergerak di rentang Rp13.600/USD-Rp13.650/USD," ujar analisa Samuel Seluritas Indonesia.



(SAW)