Masih Banyak Investor Ambil Risiko saat IHSG Naik Turun

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 10 Apr 2018 13:30 WIB
ihsg
Masih Banyak Investor Ambil Risiko saat IHSG Naik Turun
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rivan Awal).

Jakarta: Pasar modal Indonesia belakangan ini tengah bergejolak namun masih ada investor yang memanfaatkan kondisi tersebut. Biasanya investor tersebut sering mengambil risiko.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menjelaskan, masih banyak investor yang mengambil risiko pada saat pasar naik turun. Mereka biasa disebut dengan investor risk taker.

"Mereka anggap keadaan tersebut (pasar naik dan turun) menarik. Lagi pula, karena lagi murah, jadi kesempatan buat masuk. Apalagi sekarang ada gejolak Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok," tutur Tito, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.

Tito memastikan, Indonesia tidak bisa terlepas dari sentimen global. Walaupun, ekonomi Indonesia berada dalam posisi yang cukup positif.‎

"Stabilitas ekonomi kita bagus, emiten kita bagus, tapi kalau ada berita Presiden AS Donald Trump, kita keseleo dan akan jatuh harga, jatuh kita. Informasi ini senang bagi risk taker untuk keluar masuk, tapi yang pasti ada untung dan rugi, itu hak orang," sebut Tito.

Agar investor dan perusahaan tetap percaya kepada pasar modal Indonesia pada kondisi seperti ini, Tito mengaku, ada beberapa informasi yang diberikan kepada mereka.‎ Sehingga, kondisi bursa masih tetap positif.

"Lengkap dengan informasi yang nonfundamental, perdagangan setengah hari memang sempat Rp2 triliun, tapi rata-rata Rp9,3 triliun per hari. Kemarin memang ada dua listing yang jual sahamnya dikurangi, bukan karena lesu, tapi dalam ketidakpastian. Mereka sedang menunggu, akhirnya tetap laku," tegas Tito.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA